Jumat, 05 Oktober 2012

Tugas softskill


Bagaimana perilaku konsumen mempengaruhi keberhasilan suatu produk ?

Di era globalisasi sekarang, masyarakat tidak hanya menuntut adanya peningkatan kualitas produk, tetapi juga kualitas pelayanan . oleh karena itu,dunia usaha berupaya mengembangkan konsep pelayanan prima untuh memenuhi harapan dan kebutuhan konsumen. pelayanan prima sendiri merupakan pelayanan yang memenuhi standar kualitas terbaik. Sehigga menciptakan kepuasan tersendiri untuk para pelanggan/ konsumen .
Apabila seorang konsumen sudah tertarik dengan produk yang kita tawarkan dan merasa puas dengan kualitas produk maka ia tidak akan berpindah untuk memilih produk lain. Mungkin saja akan bertambah karena terjadinya komunikasi dengan konsumen lain dan membujuknya untuk mencoba produk tersebut.
Sehingga akan terjadinya :
  • Produk akan laku di pasaran
  • Membentuk opini publik yang positif sehingga menguntungkan bagi perusahaan
  • Dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan yang dapat mendorong perusahaan menghasilkan produk baru yang bermutu tinggi





    Nama  : uswatun hasanah
    NPM   : 19210685
    Kelas   : 3ea15

Rabu, 18 April 2012

DEMOKRASI (tugas pendidikan kewarganegaraan)

A.  Arti/Makna Demokrasi
Pilihan terhadap pimpinan daerah dan negara tersebut dilaksanakan dengan suasana LUBER (langsung, umum, bebas dan rahasia). Fenomena, dimana rakyat memilih langsung pimpinan pemerintahan ini dikenal dengan istilah ’demokrasi’.
Demokrasi berasal dari kata Yunani yakni demos dan kratos. Demos artinya rakyat,sedangkan kratos berarti pemerintahan. Jadi, demorasi berarti pemerintahan rakyat, yaitu pemerintahan dimana rakyatnya memeganga peranan yang sangat menentukkan.Didalam The Advanced Learner’s Dictionary of Current English (Hornby, dan kawan-kawan:261) dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan democracy adalah: 

1.     country with principles of government in wich all adult citizent share through their elected representatives 

2. country with government which encourages and allows rights of citizentship such as freedom of speech, religion, opinion, and association, the assertion of rule of law, majority rule, accompanied by respect for the rights of minorities 

3.  society in which there is treatment of each other by citizens as equals

Dari kutipan pengertian tersebut tampak bahwa kata demokrasi merujuk kepada konsep kehidupan negara atau masyarakat, di mana warga negara dewasa turut berpatisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih melalui pemilu. Pemerintah di negara demokrasi juga mendorong dan menjamin kemerdekaan berbicara, beragama, berpendapat, berserikat setiap warga Negara, menegakkan rule of law, adanya pemerintahan mayoritas yang menghormati hak-hak kelompok minoritas; dan masyarakat yang warga negaranya saling memberi peluang yang sama untuk mendapatkan kehidupan yang layak.

Manfaat Demokrasi

kehidupan masyarakat yang demokratis, dimana kekuasaan Negara berada di tangan rakyat dan dilakukan dengan sistem perwakilan, dan adanya peran aktif masyarakat dapat memberikan manfaat bagi perkembangan bangsa, Negara, dan masyarakat. Manfaat demokrasi diantaranya adalah sebagai berikut:

  • 1)    Kesetaraan sebagai Warga Negara
Demokrasi bertujuan memperlakukan semua orang adalah sama dan sederajat. Prinsip kesetaraan tidak hanya menuntut bahwa kepentingan setiap orang harus diperlakukan sama dan sederajat dalam kebijakan pemerintah, tetapi juga menuntut perlakuan yang sama terhadap pandangan-pandangan atau pendapat dan pilihan setiapp warga Negara.

  • 2)   Memenuhi Kebutuhan-kebutuhan Umum
Dibandingkan dengan pemerintahan tipe lain seperti sosialis dan fasis, pemerintahan yang demokratis lebih mungkin untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rakyat biasa. Semakin besar suara rakyat dalam menentukan kebijakan, semakin besar pula kemungkinan kebijakan itu mencerminkan keinginan dan aspirasi-aspirasi rakyat. Rakyat biasalah yang merasakan pengaruh kebijakan-kebijakan pemerintah dalam praktiknya, dan kebijakan pemerintah dapat mencerminkan keinginan rakyat hanya jika ada saluran-saluran pengaruh dan tekanan yang konsisten dan efektif dari bawah.

  • 3)   Pluralisme dan Kompromi
Demokrasi mengandalkan debat terbuka, persuasi, dan kompromi. Penekanan demokrasi pada debat tidak hanya mengasumsikan adanya perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan pada sebagian besar masalah kebijakan, tetapi juga menghendaki bahwa perbedaan-perbedaan itu harus di kemukakan dan didengarkan. Dengan demikian, demokrasi mengisyaratkan kebhinekaan dan kemajemukan dalam masyarakat maupun kesamaan kedudukan diantara para warga negara. Dan ketika kebhinekaan seperti itu terungkap, metode demokratis untuk mengatasi perbedaan-perbedaan adalah lewat diskusi, persuasi, kompromi, dan bukan dengan pemaksaan atau pameran kekuasaan.
  • 4)   Menjamin Hak-hak Dasar
Demokrasi menjamin kebebasan-kebebasan dasar. Diskusi terbuka sebagai metode mengungkapkan dan mengatasi masalah-masalah perbadaan dalam kehidupan social tidak dapat terwujud tanpa kebebasan-kebebasan yang ditetapkan dalam konvensi tentang hak-hak sipil dan politis: hak kebebasan berbicara dan berekpresi, hak berserikat dan berkumpul, hak bergerak, dan hak untuk mendapatkan perlindungan atas keselamatan diri. Negara-negara demokrasi dapat diandalkan untuk melindungi hak-hak tersebut. Hak-hak itu memungkinkan terwujudnya keputusan-keputusan kolektif yang lebih baik.
  • 5)   Pembaruan Kehidupan Sosial
Demokrasi memungkinkan terjadinya pembaruan kehidupan sosial. Penghapusan kebijakan- kebijakan yang telah usang secara rutin dan penggantian para politisi dilakukan dengan cara yang santun dan damai, menjadikan sisim demokratis mampu menjamin pembaruan kehidupan sosial. Hal ini juga memuluskan proses alih generasi tanpa pergolakan atau kekacauan pemerintahan yang biasanya mengikui pemberhentian tokoh kunci dalam rezim nondemokratis.


B.  Nilai-nilai Demokrasi

Pemerintahan yang baik dapat tumbuh dan stabil bila masyarakatnya mempunyai sikap dan sifat yang positif.Nilai-nilai demokrasi membutuhkan hal-hal sebagai berikut :

  • Kesadaran akan Pluralisme (Menjaga keberagaman yang ada di masyarakat)
  • Sikap yang jujur dan pikiran yang sehat  (Pengambilan keputusan dengan musyawarah dan mufakat)
  • Demokrasi membutuhkan kerjasama antar warga masyarakat dan sikap serta itikad baik
  • Demokrasi membutuhkan sikap kedewasaan
  • Demokrasi membutuhkan pertimbangan moral
C.  Prinsip dan parameter demokrasi
Menurut Robert A Dahl terdapat 7 prinsip demokrasi yang harus ada dalam sistem pemerintahan ,yaitu :
  • a)    Adanya kontrol atau kendali atas keputusan pemerintahan
  • b)   Adanya pemilihan yang teliti dan jujur
  • c)    Adanya hak memilih dan di pilih
  • d)   Adanya kebebasan menyatakan pendapat dan ancaman
  • e)   Adanya kebebasan mengakses informasi demokrasi
  • f)    Adanya kebebasan berserikat yang terbuka

Parameter demokrasi ada 4 hal.yaitu :
  • ·         Pembentukan pemerintahan melalui pemilu
  • ·         Sistem pertanggung jawaban pemerintahan
  • ·         Pengaturan sistem dan distribusi kekuasaan negara
  • ·         Pengawasan oleh rakyat

D.jenis-jenis demokrasi

Demokrasi berdasarkan cara menyampaikan pendapat
  • Demokrasi langsug
  • Demokrasi tidak langsung/perwakilan
  • Demokrasi perwakilan dengan sistem pengawasan langsung dr rakyat
ü   
Demokrasi berdasarkan titik perhatian /perioritas
  • Demokrasi formal
  • Demokrasi material
  • Demokrasi campuran

Berdasarkan prinsip ideologi
  • Demokrasi liberal
  • Demokrasi rakyat/proletar
Berdasarkan wewenangantar alat kelengkapan negara
  • Demokrasi sistem parlementer
  • Demokrasi sistem presidensial

E. Pelaksanaan demokrasi di indonesia
a.    Demokrasi parlementer 
b.    Demokrasi terpimpin 
c.    Demokrasi pancasila pada orde baru


Rabu, 04 April 2012

Tugas softskill PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN


1.  Untuk membangun suatu tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadaban sesuai yang diamanatkan oleh mata kuliah ini, maka setiap warga negara harus memiliki karakter atau jiwa yang demokratis, antara lain:
A.   RASA HORMAT DAN TANGGUNG JAWAB
Seluruh masyarakat pelu mengeluarkan. Rasa hormat perlu disertai dengan tanggung jawab yang penuh agar kehidupan bermasyarakat berjalan harmonis. Jika masyaraat menerapkan rasa hormat dan tanggung jawab dalam dirinya maka tidak akan ada perselisihan antar masyarakat.

Contoh kasusnya : saat pemerintah menaikan harga bahan pangan. Masyarakat harus menghormati keputusan pemerintah

B.    BERSIKAP KRITIS
Bersikap kritis sangat di perlukan pada diri manusia dalam kehidupan bermasyarakat agar masyarakat tersebut dapat merasakan yang namanya berdemokrasi tidak tergantung pada satu objek. Tetapi kritis disini bukan berarti kritis yang anarkis.
Contoh kasusnya :pada saat para koruptor di sidang . disitulah saatnya kita bersikap kritis

C.    MEMBUKA DISKUSI dan DIALOG
Diskusi dan dialog sangat di perlukan untuk menentukan dan mendapatkan keputusan yang di harapkan. Bukan berarti saling debat dan emosional antar anggota dan elemen masyarakat. Tetapi lebih mengarah ke saling menghargai pendapat yang berbeda
Contoh kasusnya :konflik  aliran agama. Salah satu cara menuntaskanya dengan membuka diskusi dan dialog

D.   BERSIFAT TERBUKA
Masyarakat perlu memiliki sifat terbuka agar dapat mengevaluasi dan memperbaiki  apa yang sudah terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Bukan hanya masyarakat tetapi pemerintah juga perlu bersifat terbuka.agar tidk adanya kebohongan yang dapat merugikan seluruh elemen masyarakat.
Contoh kasusnya : kenaikan harga BBM. Masyarakat perlu tau siapa saja dan untuk apa saja dana kenaikan BBm itu di peruntukkan.

E.    RASIONAL
Setiap kebijakan yang di buat pemerintah harus sesuai dengan rasional. Karena masyarakat yang akan dapat merasakan apa yang terjadi dari setiap kebijakan tersebut . maka dengan pendidikan dan pengalaman yang matang dapat menghasilkan keputusan rasional tersebut.
Contoh kasusnya : seorang perampok diadili karena perbuatanya

F.    JUJUR
Sikap dan sifat jujur perlu diterapkan dalam berdemokrasi terutama dalam pemerintahan dan kehidupan sehari-hari agar terciptanya kehidupan yang lebih tentram dan damai serta tidak akan merugikan banyak orang pemerintahan dan masyarakat.
Contoh kasusnya : kasus korupsi di negara kita .  jika tida diimbangi dengan sifat jujur akan bertambah jumlahnya orang-orang yang melakukan hal tersebut.

2.       a) Visi dan Misi

Visi    :Visi menggambarkan keadaan yang ingin kita capai dimasa depan, sesuatu     yang akan menjadi tujuan suatu organisasi dalam jangka panjang.

Misi   :Misi digunakan untuk mendeskripsikan keadaan sekarang,siapakah kita, dimanakah kita sekarang (dari perspektif waktu), apa kekuatan  kita, dan lain-lain

b) Visi dan Misi pendidikan kewarganegaraan dalam menghadapi era                   globalisasi secara meluas dan mendala

Visi    :Menjadi  pengembangan dan pembudayaan ilmu kewarganegaraan dan pendidikan kewarganegaraan yang unggul dengan berorientasikan pada nilai-nilai ideologi dan konstitusi negara Indonesia.

Misi   :Menyelenggarakan pembelajaran dalam bidang pendidikan kewarganegaraan dalam mengembangkan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis, bertanggung jawab, memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air dalam mendukung kemajuan bangsa. Mengembangkan ilmu kewarganegaraan dan pendidikan kewarganegaraan yang didasarkan pada ideologi dan konstitusi negara untuk menunjang penguasaan pembelajaran dalam bidang pendidikan kewarganegaraan.

nama  :uswatun hasanah
npm   :1921685
kelas :2ea15

Selasa, 03 Januari 2012

EVALUASI KEBERHASILAN dan PERANAN KOPERASI

1.EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI
1. Efisiensi Perusahaan Koperasi
          Tidak dapat dipungkiri bahwa koperasi adalah badan usaha yang kelahiranya dilandasi oleh fikiran sebagai usah kumpulan orang –orangbukan kumpulan modal. Oleh akrena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota.
Ukuran kemanfatatan ekonomis adalah manfaat ekonomi dan pengukuranynya dihubungkan dengan teori efisiensi, efektivitas serta waktu terjadinya transaksi atau diperolehnya manfaat ekonomi.
          Efisiensi adalah penghematan input yang diukur denngan cara membandingkan input anggaran atau seharusnya (la) dengan input realisasi atau sesungguhnya (ls), jika ls
Dihubungkan dengan waktu terjadinya transaksi diperolehnya manfaat ekonomi oleh anggota dapat dibagi menjadi 2 jenis manfaat ekonomi yaitu :

Manfaat Ekonomi Langsung (MEL)
          MEL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung diperoleh pada saat terjadinya transaksi antara anggota dengankoperasinya.

Manfaat Ekonomi Tidak Langsung
          MELT adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota bukan pda saat terjadinya transaksi, tetapi diperoleh kemudian setelah berakhirnya sutu periode tertentu atau periode pelaporan keuangan/ pertangguangjawaban pengurus dan pengawas yakni penerimaan SHU anggota.
          Manfaat ekonomi pelayanan koperasi yang diterima anggota dapatdihitung dengan cara sebagai berikut :
TME =MEL +MELT
MEN = (MEL+MELT)-BA
          Bagi suatu badan usaha koperasi yang melaksanakan kegiatan serba usaha (multipurposen), maka besarnya manfaat ekonomi langsung dapat dihitung dengan cara sebagai berikut :
MEL =Efp+EfPK+Evs+EvP+EvPU
MELT= SHUa

2. Efektivitas Koperasi
          Efektivitas adalah pencapaiaan target output yang diukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya(OA), dengan output realisasi atau sesungguhnya (Os), Jika Os>Oa disebut efektif.
Rumus perhitungan Efektivitas Koperasi (EvK):
EvK = Realisasi SHUk + Realisasi MEL
Anggaran SHUk + Anggaran MEL
= Jika EvK >, berate Efektif

3. Produktivitas Koperasi
          Produktivitas adalah pencapaian target output (O) Aatas inpt yang digunakan(I), jika (0>1) disebut Produktif
Rumuhs Perhitungan Produktivitas Perusahaan Koperasi
PPK = SHUk X 100%
(1) Modal Koperasi
PPK =Laba bersih dari uasaha dengan non anggota X 100%
Modal Koperasi

4. Analisis Laporan Keuangan
          Laporan Keuangan selain merupakan bagian dari sistem pelaporan keuangan, koperasi juga merupakan bagian dari laporan pertangguang jawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Secara umum laporamn keuangan meliputi :
1. Neraca
2. Perhitungan Hasil Usaha
3. Laporan aerus kas
4. Ctatan atas laporan keuangan
5. Laporan Perubahan kekayaanbersih sebagai laporan keuangan tambahan

2. PERANAN KOPERASI
Struktur Pasar
Memiliki pengertian penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan ada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan monopsoni).
Diklasifikasikan menjadi 2 macam :
• Pasar dengan persaingan sempurna (perfect competitive market).
• Pasar dengan persaingan tak sempurna (imperfect competitive market) , yaitu :Monopoli, Persaingan Monopolistik (monopolistik competition), dan Oligopoli 

1.  Koperasi Dalam Pasar Persaingan Sempurna

Suatu pasar disebut bersaing sempurna jika terdapat banyak penjual dan pembeli sehingga tidak ada satu pun dari mereka dapat mempengaruhi harga yang berlaku; barang dan jasa yang dijual di pasar adalah homogen; terdapat mobilitas sumber daya yang sempurna; setiap produsen maupun konsumen mempunyai kebebasan untuk keluar-masuk pasar; setiap produsen maupun konsumen mempunyai informasi yang sempurna tentang keadaan pasar meliputi perubahan harga, kuantitas dan kualitas barang dan informasi lainnya; tidak ada biaya atau manfaat eksternal berhubungan dengan barang dan jasa yang dijual di pasar. 
            Perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan sempurna bersifat
“penerima harga” (price taker). Kurva permintaan yang dihadapi sebuah perusahaan dalam pasar persaingan sempurna merupakan sebuah garis horizontal pada tingkat harga yang berlaku di pasar.
Kuantitas output ditentukan berdasarkan harga pasar dan tujuan memaksimumkan laba, yaitu pada saat MR = MC. 
          Dalam jangka waktu yang sangat pendek, kurva penawaran pasar berbentuk garis vertikal sehingga harga ditentukan oleh permintaan pasar. Dalam jangka panjang, harga dapat naik, tetap atau turun tergantung pada perubahan permintaan komoditi yang bersangkutan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
          Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.

Ciri-ciri Pasar Pesaingan Sempurna :
1. Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak.
2. Produk yang dijual perusahaan adalah sejenis (homogen).
3. Perusahaan bebas untuk masuk dan keluar.
4. Para pembeli dan penjual memiliki informasi yang sempurna.

          Berdasarkan kondisi di atas, dapat diamati keseimbangan / ekuilibrium dari suatu badan usaha koperasi untuk jangka waktu pendek, menengah, dan jangka panjang. Dalam struktur pasar persaingan sempurna, harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan (demand) dengan penawaran (supply). Oleh sebab itu, perusahaan yang bersaing dalam pasar persaingan sempurna disebut penerima harga (price taker). Jadi apabila koperasi masuk dan menjual produknya ke pasar yang mempunyai struktur bersaing sempurna, maka koperasi hanya dapat mengikuti harga pasar sebagai harga jual produknya. Koperasi tidak akan dapat mempengaruhi harga, walaupun seluruh produk anggotanya dikumpul dan dijual melalui koperasi.
          Oleh karena itu, persaingan “harga” tidak cocok diterapkan oleh para pelaku bisnis termasuk koperasi di pasar bersaing sempurna. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, maka koperasi harus mampu bersaing dalam hal “biaya”.
Menurut konsepsi koperasi, biaya produksi akan dapat diminimumkan berdasakan skala ekonomi, baik sebagai koperasi produsen maupun konsumen.

2.  Koperasi Dalam Pasar Monopoli.
 
          Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein,menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".
          Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau lebih buruk lagi mencarinya di pasar gelap (black market).
          Sifat-sifat pasar monopoli adalah:
• Hanya terdapat satu penjual atau produsen.
• Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli.
• Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
• Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
• Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
• Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses
          Dengan menetapkan harga ke tingkat yang paling rendah, perusahaan monopoli menekan kehadiran perusahaan baru yang memiliki modal kecil. Perusahaan baru tersebut tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan monopolis yang memiliki kekuatan pasar, image produk, dan harga murah, sehingga lama kelamaan perusahaan tersebut akan mati dengan sendirinya.
Cara lainnya adalah dengan menetapkan hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif pada suatu barang, yang biasanya diperoleh melalui peraturan pemerintah. Tanpa kepemilikan hak paten, perusahaan lain tidak berhak menciptakan produk sejenis sehingga menjadikan perusahaan monopolis sebagai satu-satunya produsen di pasar.

Tambahan :
Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.

Ciri-ciri Pasar Monopoli :
1. Perusahaan penjual atau yang menghasilkan produk hanya satu.
2. Tidak ada produk substitusinya.
3. Konsumen produk yang monopoli adalah banyak

Dari sudut cakupan monopoli, ada yang bersifat lokal, regional, dan nasional. Contohnya :
Lokal : KUD adalah sebagai penyalur tunggal Kredit Usaha Tani (KUT) dan pupuk.
Regional : PDAM adalah penyediaan air minu bersih yang dimonopoli oleh PDAM setempat.
Nasional : PLN adalah monopoli di bidang pelayanan listrik

          Berdasarkan ciri-ciri tersebut, sepertinya agak sulit bagi koperasi untuk menjadi pelaku monopoli di masa yang akan datang, baik dalam cakupan local, regional maupun nasional. Dilihat dari prospek bisnis di masa yang akan datang, struktur pasar monopoli tidak akan banyak memberi harapan bagi koperasi. Selain adanya tuntutan lingkungan untuk menghapus yang bersifat monopoli, pasar yang dihadapi akan semakin terbuka untuk persaingan.

3.  Koperasi Dalam Pasar Monopolistik.
 
          Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain.
          Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia.

Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
1) Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
2) Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
3) Para penjual memiliki kekuatan Pasar Oligopoli.

Ciri-ciri Pasar Monopolistik :
1. Penjual atau pengusaha dari suatu produk adalah banyak, serta jenis produk yang beragam.
2. Ada produk substitusinya.
3. Keluar atau masuk ke industri relative mudah.
4. Harga produk tidak sama di semua pasar.
5. Pengusaha dan konsumen produk tertentu sama-sama bersaing.

          Untuk menentukan bentuk pasar dari suatu produk perusahaan, sangat tergantung kepada pembedaan (diferensiasi) produk yang dihasilkan perusahaan tersebut dengan produk pengganti yang dihasilkan oleh perusahaan lain. Semakin kecil/sedikit perbedaannya, maka lebih cenderung ke pasar persaingan sempurna. Sebaliknya, semakin jauh jarak perbedaannya maka semakin cenderung ke arah bentuk pasar monopoli.
          Oleh karena itu, apabila koperasi ingin memaksimumkan keuntungannya dalam struktur pasar monopolistic, maka secara teoritis, koperasi harus mampu menghasilkan produk yang sangat berbeda dengan yang dihasilkan oleh pengusaha lain. Tentu strategi dan taktik bisnis dalam promosi, sedikit banyak sangat menentukan perbedaan tersebut.

4. Koperasi Dalam Pasar Oligopoli

          Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
          Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
          Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
          Dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999, oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang, padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi,
khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel, sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel.

Jenis-jenis pasar Oligopoli:
1. Pasar oligopoly murni.
Barang yang diperdagangkan sama fisiknya (identik), hanya berbeda merknya saja.
2. Pasar oligopoly dengan pembedaan (differentiated oligopoly).
Barang yang diperdagangkan dapat dibedakan. Perusahaan mengeluarkan beberapa produk untuk piihan konsumen.

Ciri-ciri pasar Oligopoli:
1. Terdapat banyak pembeli di pasar.
2. Hanya ada beberapa perusahaan(penjual) yang menguasai pasar.
3. Umumnya adalah penjual-penjual (perusahaan) besar yang memiliki modal besar saja (konglomerasi).
4. Produk yang dijual bisa bersifat sejenis, namun bisa berbeda mutunya.
5. Adanya hambatan bagi pesaing baru.
6. Adanya saling ketergantungan antar perusahaan (produsen).
7. Advertensi (periklanan) sangat penting dan intensif.

          Untuk mencegah persaingan harga yang ekstrim, beberapa perusahaan atau pemerintah menetapkan aturan mengenai harga standar sehingga tidak ada persaingan harga yang mencolok.
Peran koperasi di didalam pasar oligopoly adalah sebagai retailer (pengecer), dikarenakan untuk terjun ke dalam pasar oligopoly ini diperlukan capital intensive (modal yang tinggi). Koperasi dapat berperan sebagai pengecer produk berbagai jenis dari beberapa produsen. Keuntungan diperoleh dari laba penjualan.